Sabtu, 16 Agustus 2014

DIALOG SATISFIED and DISSATISFIED



DIALOG
SATISFIED and DISSATISFIED

Anis : Novi, where were you ? I’ve looked for you for six days ago.
Novi : I just got back from Bali.
Anis : Really? So,did you had your vacation there?
Novi : Well, actually I was visited my grandparents. But, I also visited some beaches and a museum there.
Anis : Did you have fun?
Novi: Absolutely.The beaches were  great and the sea was full of beautiful coral reefs and the sun set from Tanah Lot was satisfying.
Anis :Really? What else did you do there?
Novi : Oh, I went parasailing! It was the most breath-taking thing that I’ve ever done.
Anis : Don’t tell me you went snorkeling!
Novi: Yes, I did. It was awesome. I’m really content with my trip.
Anis : it must be a very fun trip for you.
Novi : Yes, I’m very satisfied with my vacation there
Anis : Oh, I wished I’ll be there too.
Novi : You should go there sometime.
Anis : Yes, I know.how’s your vacation in Bali last year?
Novi : I didn’t  really  enjoy  being  there.
Anis : what happened ?
Novi : the beach was very dirty, and when I got there it was raining heavily.What made it worse was the hotel where I stayed had a bad service.

Kamis, 14 Agustus 2014

rencana bisnis ku



       I.            JUDUL  USAHA  : USAHA PERTANIAN PADI ORGANIK
    II.            LATAR BELAKANG :
Dengan ketersediaan lahan pertanian yang cukup luas di lahan desa,maka saya akan merencanakan suatu  usaha dalam bidang pertanian.saya akan memanfaatkan lahan yang kosong untuk dijadikan lahan produksi.
Salah satunya adalah budidaya tanaman padi dengan metode pertanian organik.Apalagi jika metode pertanian yang dilakukan dengan sitem organik pemanfaatkan unsur – unsur hara yang tersedia dari alam, ini akan berdambak baik untuk ekologis alam itu sendiri. Model pertanian yang seperti ini memang sedang banyak dikembangkan dalam pertanian-pertanian di negara kita saat ini. Oleh sebab itu saya berpikir kenapa tidak kalau misalkan sistem pertanian organik ini kita kembangkan di desa saya. Tujuanya adalah supaya tidak ketergantungan dengan model pertanian yang menggunakan pupuk atau obat-obatan kimia. Kita tahu jika pertanian seperti ini terus-menerus dilakukan maka efek dan bahayanya akan sangat terasa. Baik efek pada alam, pada kesehatan petani itu sendiri dan para konsumen hasil produksi pertanian.Banyak yang beralasan tanaman padi anorganik lebih mudah dan lebih murah dibanding tanaman organik.Mereka beranggapan tanaman organik “lebih ribet” pengolahannya.Akan tetapi mereka tidak menyadari akan bahaya dan efek jangka panjang akibat peggunaan bahan anorganik secara berkesinambungan..Dengan bahan organik diharapkan dapat digunakan sebagai penyeimbang dan meminimalisir efek terburuk yang dapat terjadi dikemudian hari.
 III.            TUJUAN dan MANFAAT USAHA.
a)      Usaha Pertanian Organik
Usaha ini bertujuan agar masyarakat lebih mengenal lagi tentang tanaman organik.Sehingga dapat mengurangi kecenderungan penggunaan bahan anorganik dalam pengolahan pertanian.Manfaat yang didapat diantaranya :
1.      Para petani lebih mengenal pertanian organik.
2.      Meminimalisir efek jangka panjang akibat pengguanan bahan anorganik bagi tubuh.
3.      Mencegah dampak buruk pencemaran lingkungan.
4.      Menjaga kesuburan tanah agar tidak semakin menurun.
5.      Hasil panen lebih aman dan sehat

 IV.            GAMBARAN USAHA :
Dalam melakukan usaha,kita sangat perlu  mendeskripsikan usaha yang akan kita geluti.Agar kita tidak lupa dengan konsep yang sudah kita buat,dan supaya konsep usaha tersebut dapat dibandingkan dengan konsep usaha lain, sehingga mudah untuk dilakukan pemeriksaan dan kontrol terhadap deskripsi tersebut. Pada umumnya deskripsi menegaskan sesuatu, seperti apa sesuatu itu kelihatannya, bagaimana bunyinya, bagaimana rasanya, dan sebagainya.Dalam usaha rencana tindak lanjut ini, saya akan membuat beberapa konsep usaha yang akan dilakukan :


1.      Saya akan membuat usaha dibidang pertanian (Budidaya tanaman organik)
2.      Pembuatan lahan ( Persiapan lahan,  pembersiahangulma,pembuatan bedengan dan pemupukan)
3.      Pembibitan ( Pemilihan bibit, penyemaian dan perawatan bibit )
4.      Perawatan tanaman ( Penyiangan gulma,pemupukan,pengairan dan penanganan hama tanaman )
5.      Panen dan paska panen ( Penyortiran dan pengemasan)
6.      Pemasaran

    V.            PROSES USAHA :
Alat dan Bahan :

· Lahan
· pembajak sawah
· Tenga kerja
· Benih unggul
· Pupuk
· Pertisida
·Obat-obatperangsang tumbuhan lainnya


Cara produksi :
a.   Langkah-Langkah  Teknis Budidaya Yang Akan Dilakukan
b.  Persiapan Lahan Tanam, Hal ini perlu dilakukan karena sangat penting dan bertujuan untuk menambah daya kemampuan tanah dalam menampung unsur hara dalam jumlah yang cukup dan seimbang, serta memberikan hasil yang maksimal. : 1.  Membersihkan lahan
                        2.  Menggemburkan tanah
                                                3.  Pembuatan Bedengan
                                                4.  Pemberian Pupuk Dasar
                                                5Persiapan Benih
c.     Persiapan Lahan Untuk Penyemaian Benih, Dalam persiapan lahan untuk persemain ini sangant mudah kita hanya mencampur kan tanah dengan pupuk kompos organik dan ditambah pupuk batre(kotoran ayam yang sudah keing).Lalu masukan campuran tanah dan pupuk kandang kedalam plastik polibek satu persatu

d.  Penyemaian Benih
e.   Cara Tanam
f.   Perawatan Tanaman
g.  Penanggulangan Hama Tanaman (PHT)
Dalam hal ini Penanggulangan hama tanaman dapat kita lakukan jika terjadi penyerangan hama terhadap tanaman padi.Untuk penanggulangan hama dan tanaman dengan cara organik itu ada beberapa hal yang harus kita ketahui.
1.      Kita harus menggunakan pestisida racun yang alami dan tidak berefek samping bagi manusia dan tanaman itu sendiri.
2.      Harus sering mencoba atau eksperimen dengan bahan yang tersedia dialam.
3.      Racun atau pestisida organik ini sangat ramah lingkungan dan ekonomis.
4.      Bahan - bahanya mudah dicari sebab ini sudah tersedia dialam .
h.    Panen
i.        Rencana Pemasaran, Rencana pemasaran yang saya lakukan  dari hasil produksi pertanian nanti,akan dipasarkan kepasar-pasar tradisional, setelah produksi meningkat kita akan coba ke pasar sewalayan atau supermarket yang menjual hasil produksi pangan berbahan organik.

 VI.            SKEMA PROFIT :
a). Biaya Produksi :
1.      Pembelian benih padi organik Rp 10.000,00/kg.Untuk 500 m2 lahan dapat digunakan ± 10 kg benih.(Rp 10.000 x 10 = Rp 100.000,00)
2.      Bahan bakar traktor untuk membajak lahan Rp 6.000,00/liter. Untuk 500 m2 lahan dapat digunakan ± 10 lt solar.(Rp 6.000 x 10 = Rp 60.000,00)
3.      Pupuk yang digunakan bisa menggunakan pupuk kompos organik dan ditambah pupuk batre(kotoran ayam atau sapi yang sudah kering) sehingga tidak perlu biaya lebih.Dikarenakan di lingkungan desa saya banyak yang ternak ayam dan sapi.
4.      Untuk pestisida yang digunakna juga pestisida alami yang banyak tersedia di alam sehingga tidak mengeluarkan biaya lebih.
ü  Untuk hama wereng bisa menggunakan pestisida alami yang terbuat dari tanaman tembakau,daun mindi,daun sedap malam,daun tuba/jenu,labu siam.
ü  Untuk hama tikus bisa menggunakan pestisida alami yang terbuat dari menggunakan tanaman cabai (Capsicum annum), buah jengkol (Phitecellobium lobatum) dan buah papaya tua (Carica papaya). Buah papaya tua langsung diberikan pada tikus hasilnya mati, sedangkan jengkol dan cabai menggunakan air hasil rendaman dari kedua jenis tanaman ini yang kemudian disemprotkan sehingga hama tikus menjadi berkurang nafsu makannya.
5.      Tenaga kerja saat tanam padi ± Rp 250.000 sedangkan tenaga kerja saat panen padi ± Rp 350.000 per 1 ton hasil panen.Biaya tenaga kerja saat panen padi sejumlaah 1 ton – 9 kwintal = 1 kwintal.

b)     Penjualan :
untuk biaya penjualan hasil panen Rp 350.000 per 1 kwintal padi.berarti untuk    keseluruhan hasil panen (hasil bersih panen sejumlah 1 ton – 1 kwintal = 9 kwintal) padi = Rp 350.000 x 9 = Rp 3.150.000

c)      Keuntungan :
penjualan – biaya produksi = keuntungan
Rp 3.150.000 – (Rp 100.000,00 + Rp 60.000,00) = Rp 2.990.000